Recent Articles

Showing posts with label Windows 7. Show all posts
Showing posts with label Windows 7. Show all posts

Tuesday, February 19, 2019

Cara Instal Windows 7 dari USB Flashdisk

 

Cara Instal Windows 7 dari USB Flashdisk

Langkah-langkah Instalasi windows 7 menggunakan Flashdisk

Berikut adalah langkah-langkah untuk menginstal windows 7 menggunakan flashdisk:
  • Siapkan DVD Windows 7 atau File ISO.
  • Siapkan Flashdisk yang memiliki kapasitas minimal 4 GB, rekomendasi 8 GB agar bisa masuk Windows 7 All-in-One.
  • Transfer File DVD Windows 7 atau ISO kedalam Flashdisk dan kemudian Install Windows 7 seperti biasa.
Tips: Jika File berbentuk ISO, maka kita dapat mentransfer ke dalam Flashdisk yang dijelaskan pada metode 1 dibawah ini, tetapi jika berbentuk DVD, maka kita harus merubah DVD tersebut terlebih dahulu menjadi bentuk ISO agar dapat berjalan dengan benar. Tetapi ada juga cara alternatif yang dijelaskan pada metode 2 dibawah ini yang dapat mentransfer DVD Windows ataupun ISO kedalam Flashdisk dan langsung dapat digunakan.

Metode 1
Transfer File ISO Windows 7 ke dalam Flashdisk menggunakan Software Rufus. Namun jika File tersebut masih dalam bentuk DVD, maka harus dirubah kedalam bentuk ISO menggunakan Software seperti BurnAware, ImgBurn, CDBurnerXP, atau software sejenis. ATAU Gunakan Metode 2 di bawah.
Untuk mentransfer file ISO kedalam Flashdisk memakai program Rufus:


  1. Download Rufus, software gratis yang dirancang untuk memformat dan membuat perangkat flashdisk atau kartu memori menjadi bootable. Rufus secara otomatis mengekstrak semua file berbentuk ISO dan mentansfer kedalam Flashdisk sehingga dapat digunakan untuk menginstal Windows 7, 8, 10.
  2. Jalankan program Rufus.
    Rufus
    Image: Rufus
  3. Masukan perangkat Flashdisk ke komputer atau Laptop.
  4. klik Device dan pilih lokasi USB Drive Flashdisk yang akan ditransfer file ISO Windows 7.
  5. Biarkan Partition scheme and target system type, File system, Cluster size, dan New Volume Label, atau kita dapat mengaturnya sesuai kebutuhan.
  6. Dibawah Format Options, terdapat beberapa pilihan pengaturan, tetapi kita dapat membiarkannya secara default.
  7. Pada bagian “Create a bootable disk using” Pilih ISO Image dan kemudian Klik icon CD/DVD untuk memilih File ISO yang telah disiapkan. Ini membutuhkan beberapa saat agar Rufus dapat memeriksa file ISO tersebut.
  8. Klik Start untuk memulai format dan mentransfer semua isi dari file ISO kedalam Flashdisk. Klik OK jika muncul Peringatan atau Warning.
  9. Tunggulah beberapa menit sampai prosesnya selesai sampai muncul notifikasi DONE. Kita dapat menutup program Rufus jika telah selesai dan langsung dapat menggunakan Flashdisk tersebut untuk menginstal Windows 7.
Untuk melanjutkan instalasi bisa dilihat dilink berikut ini:
Metode 2
Transfer File DVD Windows 7 atau ISO kedalam Flashdisk menggunakan Software WintoFlash.
Untuk mentransfer File DVD Windows 7 atau ISO kedalam Flashdisk memakai program WintoFlash:
  1. Download Wintoflash Versi 1.11.0000 (mendukung Win XP/7/8/8.1/10 – ISO / DVD)
  2. Install Software Wintoflash Hasil Download. Setelah download program selesai, Kemudian bisa langsung dijalankan.
  3. Jalankan Program Wintoflash tanpa koneksi internet agar mempercepat prosesnya.
  4. Transfer Windows 7 ke Flashdisk.Pada tampilan “Welcome” Klik Next.
    Persetujaun Klik “I Accept”, kemudian Klik Next.
    Pada “Key File”, Pilih “Free License” dan Klik Next.
    Klik Next kembali sampai “Finished” dan tampilan ke Menu Awal.
  5. Klik Menu Tab “More singleboot”.
    wintoflash setup
    Image: wintoflash setup
  6. Pada “Windows setup file path”, Pilih Drive Sumber Instalasi dari DVD Windows ATAU lokasi file ISO, Posisinya ini bisa dimana saja. Jika memakai file ISO, maka klik juga “Use my ISO, RAR, ARJ, ZIP, 7z, CAB, DMG image or archive”.
    parameter
    Image: parameter
    Catatan: Posisi DVD Windows bisa di drive mana saja, biasanya drive E, kebetulan punya saya di drive (G:).
    Pada bagian “USB drive”, Pilih Target Drive Flashdisk. Ini bisanya otomatis kalo sudah terpasang. Sedangkan Posisi Flashdisk bisa di drive mana saja.
  7. Klik Run, maka proses transfer akan segera dimulai.
  8. Jika muncul “Warning” ditandai segitiga MERAH, maka lanjutkan saja dengan Klik “Continue”.
    format
    Image: format warning
  9. Mulai Proses “Transfer instalasi Windows 7” ke Flashdisk. Tunggulah beberapa menit sampai selesai, biasanya sekitar 10-15 menit, tergantung kecepatan CPU.
  10. Exit dari aplikasi Wintoflash tanpa basa-basi jika sudah selesai.
  11. Flashdisk sudah siap digunakan di komputer atau laptop. HARAP diperhatikan setiap langkah selanjutnya karena ada beberapa perbedaan.
Video Transfer Windows 7 ke Flashdisk










Cara Instalasi Windows 7 (Lengkap Beserta Gambar)

 

Cara Instalasi Windows 7 (Lengkap Beserta Gambar)

Untuk menginstall windows 7, ikutilah langkah-langkah dibawah ini:
  1. Nyalakan PC (Komputer atau Laptop), kemudian masuklah ke Menu BIOS.nyalakan laptopTips: Supaya bisa masuk ke MENU BIOS, SAAT menyalakan Laptop atau Komputer seperti gambar diatas, tekan terus-menerus dengan cepat tombol F2, pada beberapa laptop merk lain tekan Esc, F1, F10 atau Del Pada Komputer.
    Catatan: Pada sebagian merk laptop mungkin juga sambil menekan tombol “fn” bersamaan dengan F1/F2 dst, agar tombol tersebut berfungsi.
  2. Masuk ke Menu BIOS. Pada MENU BIOS aturlah booting pertama.menu biosCatatan: Gambar diatas merupakan contoh masuk ke menu “BIOS” atau “Setup Utility”, tampilan ini beraneka ragam tergantung merk.
  3. Aturlah Booting Awal. Cari Menu Tab Boot untuk mengatur Booting Pertama.bios setupTips: Arahkan Boot Pertama Jadi CD-DVD atau Flashdisk sesuai keinginan, Tampilan ini pun beraneka ragam tergantung merk. Ubah “Boot” pertama pada Menu “BIOS” Ke CD/DVD atau Flashdisk, namun jika dari Flashdisk ubah boot pertama ke Flashdisk, ini diperlukan agar “Booting” pertama kali membaca media CD/DVD Windows 7 atau Flashdisk.
    Catatan: Khusus untuk booting pertama dari flashdisk, maka harus masukan terlebih dahulu flashdisk sebelum menyalakan komputer atau laptop.
  4. Simpan Pengaturan BIOS. Klik Exit dan kemudian Exit Saving Changes dengan mengklik Yes.save setup configurationTips: Komputer atau Laptop akan segera “Restart” dari DVD. Jangan Lupa masukan terlebih dahulu DVD Windows 7 “Installer” ke Drive DVD, sebelum “restart”.
  5. Mulai Booting Pertama. PC akan mulai booting dari DVD Windows 7 Installer.press any-keyTips: Klik Apa saja pada keyboard, misalnya klik “Enter” dan waktunya hanya 5 detik, kalo 5 detik ga di klik, proses tidak akan terjadi, harus “restart” lagi.
  6. Tunggu proses. Pada Langkah ini tidak melakukan apapun.loading installation
  7. Pilih Bahasa. Pilihlah Bahasa English, kemudian Klik Next.setelan bahasa
  8. Mulai Proses Instal. Klik Install Now untuk memulai instalasi.install now
  9. Konfirmasi Persetujuan. Klik I accept the license terms, kemudian Klik Next.persetujuanTips: Klik untuk Persetujuan instalasi.
  10. Pilih opsi lanjutan. Pilihlah opsi lanjutan atau advanced untuk instalasi file sistem windows 7.advanced installTips: Pada Langkah ini, sangat penting, Klik “Custom advanced”. Langkah ini artinya akan menginstal Windows 7 dari awal, sehingga nanti akan seperti baru, dan menghapus semua sistem yang lama.
  11. Atur partisi. Aturlah partisi sesuai yang dikehendaki.setup disk partitionTips: Pada langkah ini Penting Untuk Mengatur Partisi yang akan di-install Windows 7 yang Baru. Gambar diatas merupakan contoh Laptop yang memiliki 3 Partisi, Pertama System Reserved, Kedua Windows 7 lama alias (C:), dan Ketiga Data alias (D:).
    Catatan: Jika pada gambar diatas pada kotak tersebut kosong, artinya hard disk tidak terbaca, maka hardisk kemungkinan rusak atau kurang bagus atau kabel ke hard disk tidak bagus atau tidak terdeteksi.
  12. Hapus Partisi Sistem Lama. Delete Partisi Sistem Windows sebelumnya yang lama.delete old-partitionCatatan: Dengan Delete Partisi, maka sistem Lama (C:) akan terhapus, dan My Documents pun akan terhapus seluruhnya, karena My Documents termasuk (C:). Jadi kalo simpan Data-data dikemudian hari sebaiknya di (D:) atau (E:). Arahkan kursor untuk menghapus Partisi dengan Klik “Delete”, kemudian klik OK – OK aja, sampai tampilan pada gambar berikutnya.
  13. Buat Partisi baru. Buatlah partisi yang baru dengan kapasitas atau space hard disk cukup.buat partisi baruTips: Arahkan Kursor pada partisi yang akan diisi Windows 7 yang baru, Klik New. Kemudian Klik OK dan OK. Untuk diketahui, disini ada suatu nilai berapa “Byte Hard Disk”.
  14. Instal windows 7 pada partisi baru. Teruskan instalasi pada Partisi Baru.instal pada partisi baruTips: Tampilan akan seperti gambar diatas, kemudian arahkan Kursor Pada Partisi yang akan di-install Windows 7 yang baru “Primary”, Kemudian Klik “Next”.
  15. Tunggu proses transfer file windows 7. Memulai Proses Instalasi.installing windowsTips: Proses Instalasi Benar-benar dimulai, kalo sudah sampai langkah ini anda bisa benar-benar bersantai, karena selanjutnya akan berjalan Otomatis. Jangan klik apapun, biarkan saja sampai restart dengan sendirinya. Jika Pada saat Expanding Windows files ada “error”, berarti memory laptop/komputer rusak, coba diulang lagi dari awal kalo “error”. Kalo lancar, Windows akan restart otomatis.
  16. Tunggu proses lanjutan. Proses instalasi dilanjutkan otomatis, kemudian akan restart sendiri.auto-restartCatatan: Jika menggunakan DVD tidak melakukan apapun, tapi jika menggunakan Flashdisk setelah gambar tersebut “restart” Flashdisk HARUS dicabut.
  17. Restart otomatis.press any-keyCatatan: Setelah “Restart”, pada langkah ini jangan klik apapun, kalo diklik nanti mulai lagi seperti langkah di atas. Jika memakai flashdisk tidak ada gambar diatas, kan dah dicabut.
  18. Biarkan Proses Melanjutkan. Biarkan saja jangan klik apapun pada langkah ini.updating registry settings
  19. Penyempurnaan instalasi lanjutan. Biarkan saja.completing installationTips: Menyempurnakan Proses Instalasi Windows. Biarkan saja, jangan klik apapun, kalo gerakin “mouse” atau minum kopi Boleh.
  20. Jangan klik apapun. Proses Instalasi Windows hampir selesai, dan akan restart otomatis.continue after-restart
  21. Isi Data-data. Isiliah dengan membuat nama pengguna.user nameTips: Isi Nama untuk Laptop, Komputer, bebas, Trus Klik “Next”.
  22. Isi kata sandi jika diinginkan. Isi Password untuk masuk ke windows 7.set passwordTips:Tidak perlu diisi, kecuali Laptop atau komputernya mau pakai “password” atau kata kunci, kemudian klik “Next”.
  23. Isi Kode Kunci Produk jika sudah punya. Product key windows 7, klik Skip jika belum punya.product keyTips: Jika sudah memiliki Kode Windows 7, ketik kodenya dalam kotak tersedia, dan klik “Automatically activate Windows”. Jika belum mempunyai kode, jangan diisi apapun, Disebelah “Next” nanti ada “Skip”, jadi Klik “Skip”.
  24. Pilih pengaturan rekomendasi. Klik Use recommended settings.recommended setting
  25. Atur waktu. Pengaturan waktu aktual, sesuaikan waktu yang dikehendaki, kemudian klik Next.pengaturan waktu
  26. Selesai. Proses instalasi windows 7 selesai.desktop
Tips: Bagi yang belum memasukan kode windowsnya “Product key” alias belum di aktifkan/activated, maka sempurnanya windows 7 tersebut hanya berlaku 3 atau 30 hari tergantung edisinya, jika belum di aktifkan, tampilan windows akan berubah hitam, dan jika dibiarkan kadang bisa merusak hardware Laptop atau Netbook, sebaiknya segera aktifkan Windows setelah Instalasi selesai. Untuk mengaktifkan (aktivasi) windows 7 sebenarnya ada pada DVD itu sendiri, jika bingung tanyakan pada penjual atau bertanya kepada yang lebih mengetahui, karena cara aktivasi windows 7 berbeda-beda.
Setiap selesai instalasi windows 7 sebaiknya instal juga driver-windows seperti Graphics, Audio, Network, dan semua yang berhubungan dengan driver sesuai merknya, biasanya ada CD/DVD tersendiri dikasih waktu membeli Laptop atau Komputer, kalo tidak ada harus download. Namun Pada beberapa Merk Laptop, biasanya tidak perlu juga karena sudah terintegrasi dengan Windows 7, dan Driver harus di instal supaya Laptop atau Komputer berjalan dengan semaksimal mungkin, kemudian lengkapilah dengan software pendukungnya.